0

Pompa Asi Manual Unimom vs Philip Avent

pompa asi philip avent

Taraaaaaaa…..

Pompa asi unimom saya peroleh dari sebagai kado dari teman saya, lengkap dengan 6 botol asi unimom, cool box dan ice gel.
setelah 7 bulan penggunaan mulai lah sedikit bermasalah, sebelumnya saya pernah ganti diafragma dan valvenya.

hari itu saya pumping seperti biasa, tapi hasilnya sedikit sekali (cm 30 ml) padahal sudah susah payah. saya cek pompa asi saya, saya merasa ada yang tidak beres sih dari tarikannya ketika pumping. dan benar saja, difragmanya sedikit tergores (mungkin karena seringnya penggunaan, selama bekerja saya menggunakan pompa 2-3 kali).
saya segera membeli diafragma ke asibayi.com, karena saya pesannya kesorean jadi gak bisa dikirim hari itu, bisa sih COD tapi mahal banget bo (150 rb dari depok ke tambun).
selama menunggu saya pumping sebisanya saja, dan hasil sedikit sekali, terpaksa stok asi dalam freezer saya gunakan.

setelah diafragma datang, saya gunakan seperti biasa. tapi hasil asi perah yang saya peroleh sangat jauh dari yang diharapkan. stok asi dalam freezer keluar lagi.
setelah seminggu tanpa hasil yang memuaskan (gak tau juga kenapa dengan pompa saya), akhirnya saya putuskan untuk membeli pompa asi baru. pilihan saya jatuh pada pompa asi manual Philip avent.

saya cek stok dan harga di Audrey babyshop toko langganan. stok ada dengan harga rp.635 rb. yuuuk cus langsung saya transfer aja uangnya dan minta dikirim by gojek ke rumah….yeaaaaaaaay.

setelah disterilisasi, itu pompa segera saya gunakan di tempat kerja. Hari pertama jumlah asi yang diperolah naik 20 ml, hari kedua sama dengan hari pertama, hari ketiga…taaaarrrrrrrraaaaaa naik 2 kali lipatnya, waooooooow….senang yeaaaaaaay.

catatan saya mengenai pompa unimom dan Philip avent:

1. Secara bentuk dan sparepart mirip, cuma Philip avent emang keliatan lebih mantap sparepartnya, lubang2nya juga gede-gede jadi mudah dibersihkan.

2. bantalan silicon unimom dan Philip avent itu mirip bentuknya, kalau mompa sama nyaman krn keduanya lembut, hanya saja bantalan silicon Philip avent lebih tebal dan lebih vakum. jadi kalau saya pumping menggunakan unimom gak sevakum kalau dengan Philip avent, karena itu tarikan Philip avent lebih kuat, hasilnya asi saya terlihat lebih kental atau asi hindmilk lebih banyak keluar dengan Philip avent. jumlah asi yang saya peroleh juga meningkat…Alhamdulillah ya.

3. kenyamanan dalam memompa sama aja sih sebenarnya, keduanya sama-sama nyamannya, ya kuncinya di bantal siliconnya yang didesign sedemikian rupa, jadi payudara gak sakit ketika di pompa.

secara overall, saya menilai Philip avent lebih ok dalam hal perolehan asi, tapi secara harga memang Philip avent mahal banget dibanding unimom.
jadi, kalau sedang mencari pompa asi dengan budget yang gak bikin dompet cekaaaaaaaak, pake unimom ok kok.

yang harus diperhatikan pada pompa manual adalah diafragma, ini sering banget robek, sebaiknya selalu sediakan sparepart diafragma cadangan. makasiiiiiiiih….happy pumping bunda-bunda cantikkkkkkkk.

oh iya lupa, kenapa saya belum tertarik dengan pompa elektrik??
1. saya gak mau ribettttt sparepartnya yang pasti gak seringkas manual.
2. dikantor gak ada tempat pumping khusus, dan saya gak mau tergantung dengan colokan.
3. yang pasti elektrik lbh mahal, jadi makin gak nyaman kan…hahahaaaaa

kenapa gak pake tangan aja?…gak bias, muncrat kemana-mana, dan lamaaaaaaaaaa……

0

Cerita Melahirkan…

Melahirkan ternyata menyimpan kenangan tersendiri….

Setelah memasuki cuti melahirkan, kegiatan di rumah diisi dengan mengepel lantai (pakai kain pel ya buk ibukkkk bukan tongkat pel biar lebih wuuuuuuuah gitu loooh), jalan pagi, sesekali menerapkan gerakan senam hamil, dan masak-masaaaaak tentunya.

selasa pagi tanggal 2 desember 2014 saat sedang asik jalan pagi tiba-tiba merasa risih dan ada yang berbeda. tapi ya udah lah dicuekkin aja, pas sedang mandi pagi ternyata udah keluar flek-flek, langsung saja bbm suami ngabarin kalau udah keluar flek, berhubung suami masih dikereta menuju kantor, aq suruh aja kerja dulu kayaknya sih si dedek masih nunggu ampe besok pagi tuh….heheheheheeee

siangnya masih bias baca-baca dam bobo siannnng

ternyata suami khawatir juga, jadi dia pulang cepat, sehabis shalat maghrib suami udah nongol di rumah, sempat makan malam. selama dia makan itu, aq merasa kok kontraksinya makin kuat. akhirnya diputuskan jalan ke rumah sakit ajalah, niat awalnya sih cuma mau mastiin aja dan kayaknya belum mau lahiran juga sih….

jreng-jreeeeen, selama perjalanan di mobil, suami nyetir dengan gugup aduuuuuuuhhhhh katanya sih stress liat sebelahnya kontraksi gituuuu..tenang tenang gak sakit kok, kataku menghibur…heheheee

sampai di rumah sakit mitra keluarga bekasi barat langsung masuk ruang bersalin, si bidan langsung cek detak jantungku, detak jantung janin dan kekuatan kontraksi, olalalalaaa kontraksi sudah tiap 15 menit walau bukaan masih bukaan 1.

bidan minta untuk menginap saja di rumah sakit, yaaah demi keamanan dan kenyamanan kita bersama, jadilah malam itu nginap di RS. tapi bknnya istirahat, malah gak bias tidur ya bayangkan aja kontraksinya makin hebaaat. hiks..

jam 9 malam – jam 12 malam ibu yang nungguin, setelah ibu ketiduran dan gantian dijagain suami. jam 4 Dini hari tgl 3 demsember 2014, bidan dating dan mengecek pembukaan, sudah bukaan 2 Alhamdulillah…..

jam 6 pagi, berdasarkan instruksi dokter, diminta mempercepat pembukaan dengan melakukan ‘balon’, gak tau deh istilah medisnya apaan, okaaay sampai jam 9 pagi sudah bukaan 5.

tapi kemudian pembukaan seakan berhenti. hingga jam 12 siang bukaan belum maju dan tetap dibukaan 5, aduuuuuuh sakit banget.

karena diminta minum terus, jadinya perut kembung dan pengen buang air kecil, tapi hingga di toilet itu cairan air seni gak keluar-keluar juga. sepertinya sudah kehalang kepala bayi, akhirnya minta tolong cairannya dikeluarkan dengan selang oleh bidan. 2 kali kejadian seperti itu. dokter sudah mulai sounding ke suami dan keluarga, jika proses ini tidak berjalan lancar, maka tindakan sesar akan segera dilakukan. okey….dan oleh para bidan diingatkan utk tidak makan dulu persiapan sesar.

jam 14.00 WIB 3 desember 2014, karena belum ada perkembangan pembukaan juga. akhirnya air ketuban dipecah dengan harapan pembukaan maju dan kepala bayi turun. Dan lumayan ada pembukaan, hingga jam 15.00 WIB masuk pembukaan 8. jam 15.30 WIB bidan mengecek lagi dan sudah pembukaan 10 akan tetapi kepala bayi belum turun juga….

saya dan keluarga tetap berusaha mencoba melahirkan normal, dokter kandungan saya juga begitu. okeh akhirnya tetap dilakukan prosedur lahir normal, saya diposisikan dalam posisi lahiran normal, suami menyanggah kepala dan bahu, 1 bidan mendorong perut dari atas, 2 bidan dan 1 dokter kandungan dibawah. setelah melakukan dorongan 3 kali, kepala bayi gak turun juga…oh tuhaaaaan toloooong.

akhirnya, dokter memutuskan untuk sesar.

segala persiapan segera dilakukan, pakaian saya segera diganti, didorong ke ruang sesar, menunggu beberapa detik yang rasanya beberapa jam, sempat diajak ngobrol oleh dokter anastesi tapi aq sudah gak sanggup bicara sama sekali. proses sesar dilakukan, beberapa saat masih sadar hingga si bayi kami yang cantik kami dilahirkan ke dunia, dan segera bertemu dengan putri cantik kami elysia cetta kirana pada jam 16.00 WIB tgl 3 desember 2014.

oh terima kasih Allah……..

0

Perjalanan Tiga Negara

Ini catatan perjalanan 2 thn lalu dan baru sempat nulis…hehehehee..

Bulan april 2011, dapat info dari teman gw, mbak teti, bahwa ada promo airasia ke Malaysia PP all ini Rp. 261.000….jiaaaah murah banget ciiiiin, gak pake mikir panjang ikutlah..ternyata tiket promo itu untuk keberangkatan 26 april dan kepulangan 2 mei 2012, setelah dipikir-pikir ngapain 6 hari di kualalumpur?akhirnya kita putuskan untuk melakukan perjalanan phuket dan Singapore sekalian, tentu saja dengan tetap menggunakan airasia. Murah sih…., jadi beginilah rute perjalanan kami (KL-Phuket-Singapore-KL)

Kuala Lumpur, 26 april 2012

Pkl.09.30 kita sudah ngumpul di CGK terminal 3, berangkat lbh pagi sebenarnya untuk menghindari macet. Setelah pemeriksaan imigrasi dan boarding, Jam 11.30 keberangkatan menuju kualalumpur, dan tiba di LCCT jam 14.30 waktu setempat. Setelah urusan imigrasi (dengan petugas imigrasi yang ngajak kenalan) menitipkan tas di bandara, kemudian menuju Putra jaya menggunakan bus ke sta. salak tinggi kemudian dengan KLIA menuju Putra Jaya, ternyata untuk ke kawasan putra jaya masih harus menggunakan bus lagi, duh lupa bayar berapa.

Gambar

Menunggu di Sta.salah tinggi

Gambar

Tiba di putra jaya langsung beli nasi lemak dibungkus plus ayam guringggggg, rencananya mau dimakan disana, tapi ternyata Cuma ditenteng2 doang, jalan kesana kemari, foto-foto dan lupa makan. Walhasil nantinya makan di bus dengan sangat rakusnya….lah belum makan siang sih….

Setelah puas jalan-jalan dan foto-foto, kemudian pulang lagi ke LCCT. Sayangnya prediksi waktu kita salah, maka jadilah pulang dengan menggunakan taksi, khawatir telat untuk perjalanan berikutnya. Dan sungguh menyebalkan karena si supir taksi begitu santainya, seakan tidak perduli dengan kekhawatiran kami. Rasanya udah pengen nyetir sendiri aja (padahal gak bisa nyetir).

Dan benar saja, kami tiba di LCCT di menit-menit terakhir, dengan berlari-lari akhirnya kami sampai juga di ruang tunggu….fiuuuuuuhhhhh…..mijit-mijit kaki.

Gambar

Gambar

Phuket, 26-30 April 2012

(Good guy goes to heaven, bad guy goes to patong)

Tiba di phuket jam 9 malam, dari bandara phuket sudah langsung di jemput oleh Mari tour Thailand, dan kebetulan kami dapat guide muslimah berjilbab dan bisa bahasa melayu….asiiiiikkkk, karena kelaparan kami memutuskan untuk makan malam dulu di warung makan pinggir jalan bangla road. Setelah menyantap thai tea, nasi dan tom yam, kami langsung menuju penginapan yang sudah dipesan sebelumnya sejak masih di Jakarta. Kami langsung menuju patong bay inn dan tidoooooooooooor.

Interior Dalam Mobil

Interior Mobil Jemputan…uuuh

 

Keesokan harinya 27 April 2012, sekitar jam 7 pagi, kami dijemput lagi oleh mari tour dan langsung menuju pelabuhan phuket. Setelah dikumpulkan dengan para turis2 lainnya dan diberi pengarahan tentang perjalanan hari ini, kami segera berlayar menuju maya bay – phiphi lay-phiphi don – phileh lagoon, monkey beach, Viking cave, dan pulau-pulau lainnya yang gw lupa namanya.

Pelabuhan Phuket

Pelabuhan Phuket

 

GambarGambar

Untuk yang muslim jangan khawatir dengan makanan halal dan lainnya, sebab di pulau-pulau tersebut kebanyakan muslim, makanan2an juga dibuat oleh mereka dan rasanya okelah untuk lidah Indonesia.

Selesai tour sekitar pkl 16.00 dan langsung pulang ke hotel, mandi, dan kemudian lanjut ke phuket fantasea.

Tiba dikawasan phuket fantasea dimulai dengan dinner, menakjubkan karena disana sistem makanan prasmanan, dan dipisahkan antara kawasan makanan halal dan tidak halal. Pelayan-pelayan disana juga menggunakan macam-macam pakai tradisional Thailand yang ternyata sangat indah. Makanannya waoooow bermacam-macam dan mewaah.

Ruang Makan Phuket Fantasea

Ruang Makan Phuket Fantasea

 

Gambar

Selesai makan dilanjutkan dengan menonton pertunjukan, sebelum masuk ke ruang pertunjukkan seluruh kamera dan handphone harus diserahkan ke petugas loket, dan akan diambil kembali di pintu exit setelah pertunjukkan selesai.

Pertunjukan diisi dengan tarian, atraksi acrobat, pertunjukkan aksi para gajah, semua indah,,,ups ada gajah yang buang kotoran di panggung….hahahahahaaaa

Jam 11 malam pertunjukkan selesai dan pulang dengan ngantuknya, yang pasti tidur nyenyak karena udah makan dengan sangat kenyang tadi (kalappp liat makanan enak-enak).

28 April 2014, dilanjutkan dengan perjalanan ke Monkey Cave, Pha Nga Bay, Perkampungan Muslim terapung Koh Panyee, James Bond Island, lalu ber sea-kano. Di perkampungan muslim teman-teman sempat beli mutiara walo kayaknya kemahalan dan entah benar atau tidak keasliannya. Foto-foto di james bond island, ber sea-kano ria (ada adegan gw nyebur ke laut,uuuuh) dan ke pha nga bay island yang dulu sempat tenggelam karena tsunami.

James Bond Island

James Bond Island

 

Selama perjalanan, satu rombongan dengan bule-bule prancis (yang susah ngomong inggris ato memang gak mau pake bahasa inggris ya), dari india, Pakistan dan hawai. Sempat berbicara dengan turis dr hawai sepasang suami istri yang sudah lanjut usia (sekitar 70-an tahun), dia Tanya gw asalnya dari mana dan bagaimana kami bisa berbicara dengan bahasa inggris? Yang mengejutkan ketika gw jawab dari Indonesia yang ternyata dia gak tau Indonesia, saya kemudian bertanya apakah dia tau bali, dan malah dia kenal bali dan berencana akan kesana…hahahahaaaa….gw kemudian menceritakan kalau bali adalah salah satu daerah di sebuah Negara yang bernama Indonesia. Dan gw sempat cerita, bahwa bali memang terkenal, tapi ada banyak wilayah lain yang juga sama indahnya di Indonesia. Di akhir perbincangan dia bertanya kenapa saya pakai jilbab dan apakah saya tidak kepanasan?hehehehee…

Kano ria

Berkano Ria

 

Sepulang dari sana badan rasanya remuk redam, pegal semua. Kita memutuskan untuk nyari makan malam, sedangkan salah satu teman lanjut nonton simon cabaret, pertunjukkannya para waria phuket. Eh sekarang gw nyesel kenapa gak ikutan nonton.

29 April 2014, diisi dengan jalan-jalan keliling phuket, keliling dari satu rumah ibadah ke rumah ibadah lainya, ke big budha phuket dan berburu oleh-oleh..hahahaaa, gw nyantol satu celana mirip rok dan tas lucu. Dan juga sempat beli kaos untuk oleh-oleh bertuliskan “good guy goes to heaven, bad guy goes to patong”….hahahahaaa

karon view point

Pemandangan dilihat dari Karon View Point

 

Phuket memang tempatnya para turis, kalau keluar pagi hari sekali maka kita masih bisa melihat bekas-bekas pesta minuman malam sebelumnya. Disana juga akan banyak menyaksikan wanita-wanita phuket yang bergandengan dengan bule-bule. Hmmmmmmm.

Malamnya sibuk kemas-kemas, dan ohhhhh tas-tas tiba2 membludak karena banyaknya barang belanjaan….ampyuuuuun

Karon View Point 1

Eciyeeeeeh

Di dalam Kuil

Jalan-jalan ke Kuil

The Big Budha Phuket

The Big Budha Phuket

 

 

 

Gambar

dibandara menuju negri singa

Singapore, 30 April 2012

Berangkat dari phuket jam 09.55 dan tiba di changi jam 12.45, gak banyak menghabiskan waktu kami langsung mencari tempat penitipan tas dan langsung membeli EZLINK Card, 2 teman lainnya hanya muter2 di changi berbelanja C&K dan barang2 diskon brand lainnya. Kami bertiga melanjutkan perjalanan ke Merlion Park. Setelah puas foto-foto, ngemil makanan kecil, kemudian lanjut lagi menuju orchad road. Sempat masuk Mustafa centre,tapi kemudian perut lapar dan memutuskan nyari restoran dan nyangkut di restoran india, seporsi nasi briyani membuat perut keroncongan berhenti berdendang.

cieeeee

Ciyeee foto2

 

Kembali ke changi dan ketemu dengan 2 teman lainnya. Melihat bawaan yg semakin membludag, akhirnya diputuskan untuk menambah bagasi lagi….dudududududu…….

Jam 21.00, dilanjutkan perjalanan ke KL.

Kuala Lumpur 30 April-2 Mei 2012

Tiba di kualalumpur jam 23.30, langsung ngambil taksi menuju penginapan China Town petalling. Tapi ternyata nyari alamat gak segampang yang dikira, ditambah lagi supir taksi yang gak ramah bahkan tanpa bantuan sama sekali, kami diturunkan seenaknya di jalan petalling, nyeret2 tas nyari alamat hotel (supir gila gak punya perasaan, untuk kesekian kalinya gw benci dengan Negara ini), sebenarnya dongkol sudah sejak awal, dari perjalanan mencari tempat penitipan tas di bandara LCCT tgl 26 april, nyari tempat penitipana aja di jawab tidak ramah oleh petugas sana, Tanya sana sini tanpa bantuan yang berarti, petugas penitipan taspun luar biasa juteknya. Beda banget dengan petugas di Changi, ramahnya luar biasa.

Akhirnya, ketemu juga hotelnya dan tidooooor…

1 Mei 2012, pagi buta jam 5 kami sudah siap2 menuju antrian petronas..hahahahaaa….dan sampai disana tetap saja antri. Untuk naik ke petronas kami dapat jatah jam 8 malam…ooooh, akhirnya kami mengubah rencana untuk jalan-jalan dulu ke batu caves, tapi sepertinya kami salah memprediksi perjalanan kereta ke batu caves, akhirnya kami putuskan untuk langsung menuju genting highland. Uwooo disana dingin seperti puncak (lah emang dataran tinggi) dan rame karena 1 mei adalah hari libur nasional disana. Eh sayangnya gw takut ketinggian, jadi perjalanan skyway yang membelah hutan sepanjang 3,8 km selama 20 menit adalah penyiksaan, eh rasanya pengen tidur aja. Ternyata ujung perjalanan itu adalah sebuah mall gedeeeeee tepat diatas bukit, di dalam mall juga terdapat pusat judi bernama CASINO LAS Vegas..hahahaa, muter2 mall, beli roti, sempat cuci mata tas-tas lucu khas Vietnam juga disana.

Antri Petronas

Antri petronas

 

Genting Sky Way

Genting Sky Way

 

Kami memutuskan segera pulang mengingat jam 8 malam harus sudah naik ke petronas. Kami pulang dengan bus yang sama Go Genting.

Tepat jam 8 menuju petronas yang tinggi itu (lah klo disini sih gak takut-takut amat ya..)

2 Mei 2012, masih di kuala lumpur, tapi badan rasanya sudah remuk redam, hari itu hanya berjalan-jalan sekitar petaling, nyari makan dan nemu makanan ala nasi padang yang ternyata dipunyai oleh orang Malaysia turunan makasar. Dilanjut kemudian ke pasar seni, lihat-lihat batik motif Malaysia dan beli oleh-oleh buat ibu di rumah.

Jam 2-an siang menuju LCCT, tidak terlalu terburu-buru seperti sebelumnya, dan kemudian pulang ke Jakarta pkl 19.00…eh kangen rumah…hahahahaaaa

0

Makasar Di Dalam Perut

Tanggal 28-30 Juli 2011 lalu, gw sempat mengunjungi Makasar (hahaha ini catatan dari Blog lama, yang gw pindah kesini).

Berangkat dari Bandara soetta nebeng garuda jam 05.00 WIB, kebayang dong dari rumah rumah gw yang dibekasi harus berangkat jam berapa?jam 03.00 pagi, sampai bandara jam 03.45 wib dan masih sepi….alhamdulillah gak berapa lama pintu check in di buka.. en gw bs check in (berhubung barang gw banyak jadi gw butuh waktu lama utk urusan check in….ehehehehe, bawa berkilo-kilo raw

GambarEnjoy your flight ^_^

sampai di makasar pkl 08.30 WITA, tapi emang dasar perut ya, walau udah makan pagi di pesawat tetep aja pengen makan.

kali ini bapak yang jemput dari pabrik ngajak makan coto….Makaaaaaaaaaaan

Gambar

Warung Coto Pettarani

Menu Yang di santap tentu saja Coto, Buras (sayang lupa ambil gambarnya) dan Jus terong belanda.

GambarCoto Makasar

Gambar

Jus Terong Belanda

 

Selesai makan-makan, ke pabrik dengan perut kenyaaang dan harus langsung kerjaaaaaaa……berkutat dengan ruangan panas berjam-jam (yah tanpa sisa deh tuh makanan dalam perut di pecah semua jadi kalori….hahahaha…nggaya je!)  

Malamnya, sebelum ke hotel dan mandi kita wisata kuliner dulu dooong (lagiiiiiiii…..makaaaaaan),kali ini yang jadi korban adalah es pisang ijo dan jalang kote….

kalau es pisang ijo di jakarta juga banyak kali yah….tapi jalang kote???apaan sih??? ternyata…..gak jauh beda dengan pastel, isinya juga sama kok….paling ingat pastel makcik, tapi kebetulan jalang kote yang ku santap ini isinya sayuran dan lebih krispy di campur dengan sambel cabe dan tambahan jeruk nipi (lucu juga rasanya), yang paling membuat kaget adalah , porsinya….oh god, banyaaaaak banget, alhasil makan jalang kote satu dan setengah piring es pisang ijo (sssst, tapi keluarga di sebelahku bisa ngabisin sepiring es pisang ijo, 2 jalang kote, dan sepiring nasi+lauk…ya ampuun

GambarEs Pisang Ijo dan Jalang Kote (Nyempil)

Heheheh, hehehe lagi-lagi jalang kotenya lupa foto…..tapi ke ambil dikit tuch dekat es pisang ijo….wkwkwkwwkwwk

Malam Berikutnya, kita muter-muter pantai losari, di pinggir jalan bertebaran penjual pisang epe….penasaran ku beli 3 pisang (emang minimal beli 3 kaleeee) ternyata pisang epe itu adalah pisang yang di bakar lalu di genjet dan kemudian ditaburi cairan gula merah, bisa pilih macam-macam rasa, kali ini gw milih rasa durian, strawberry dan coklat…sayangnya si penjual salah pengertian dan semua di campur tumplek-plek jadi satu …dan rasanya Nano-nano…..

GambarPisang Epe

Pisang Epe ada taburan kejunya juga…….

Belum puas makan, kita kabur ke rumah makan ulu juku’, disana tersaji macam-macam menu ikan, kali ini gw milih menu pallumara dan jus kelapa muda.

pallumara ternyata sejenis masakan kepala ikan kakap yang di gulai (bersantan sedikiiiit) dan rasanyaaa lamaaaaaaaaaaak nian

untuk jus kelapa muda (ingat bukan es kelapa muda loh) ternyata adalah jus dari daging kelapa muda dengan campuran air kelapa mudanya.

GambarRumah Makan Ulu Juku’

Gambar

Pallumara Yummyyyyyyy…..

Gambar

Jus Kelapa Muda

Thank God,kenyaaaaaaaaaang……pulang dengan perut penuh dan nguantttuuuuuk, besoknya balik lagi ke jakarta.

Sekian laporan MAKASAR DI DALAM PERUT

0

Dongeng Pangan: Green Coffee Membuatmu Seseksi Ronaldo

Ada yang sudah kenal green coffee? Aku juga baru berkenalan dengan produk ini, tepatnya 3 tahun lalu, salah satu supplier memperkenalkan produk ini.

Beberapa minggu lalu, aku menerima contoh sampel dan produk dari green coffee beserta jorunal-journal dan informasi pendukung lainnya.

Jadi apa sih green coffee itu?

Green Coffee secara sederhana diartikan sebagai: Biji kopi yang tidak digongseng/panggang.

Secara sederhana proses pengolahannya adalah: Biji kopi dipisahkan dari daging buahnya, kemudian dikeringkan, setelah biji kopi kering maka akan berubah warna menjadi kehijauan sehingga kemudian dikenal dengan kopi hijau atau green coffee.Biji Green Coffee

Karena tidak mengalami proses pemanggangan, maka senyawa aroma dan rasa khas kopi yang biasa kita kenal tidak terbentuk.

Menurut journal-journal tersebut Biji kopi juga mengandung asam klorogenat yang merupakan salah satu senyawa golongan polifenol yang berperan sebagai antioksidan. Dan karena tidak diproses dengan pemanggangan maka kandungan asam klorogenat dalam kopi hijau lebih tinggi daripada kopi biasa.

Lalu apa sih pekerjaan si klorogenat ini?

Asam klorogenat ini akan menghambat aktivitas aktivitaz enzim glucose-6-phosphatase (enzim yang bertanggung jawab memecah gula dalam hati).

Trus apa hubungannya dengan ronaldo…wkwkwkwkwkwkwwk…menurut penelitian itu green coffee dapat membantu penurunan berat beda jadi kalau kemudian dibarengi dengan olahraga, kemungkinan badan sexy ronaldo juga akan menjadi milik anda sodara-sodara hahahaaa…

Menjadi seperti Ronaldo?

Menjadi seperti Ronaldo?

Sebenarnya, kok bisa jadi slim sih?

Secara singkat cara kerjanya seperti ini: terhambatnya aktivitas enzim glucose-6-phosphatase menyebabkan rendahnya kandungan dalam darah, tubuh kemudian akan mencari alternative sumber energy lain salah satunya adalah dari lemak yg disimpan, sehingga tubuh akan dipaksa untuk membakar lemak tersebut.

Jadi mau Coba Green Coffee?? siap-siap saja dengan tastenya yang tidak biasa.

0

Toilet tak sesederhana yang biasanya…..

Mulai bekerja di GarudaFood sejak 2008 dan kemudian mengakhirinya di awal tahun 2014.

Kini, tentu saja merindukan hal-hal yang terjadi disana, selain suasana kantor, orang-orangnya dan lainnya adalah toiletnya.

Toilet?ya toilet wisma 2 garudafood lantai G.

Toilet menjadi tempat curhat paling TOP memang saat itu, bagaimana tidak?toilet itu sering sekali aq kunjungi selain untuk buang hajat juga untuk lainnya.

Aq pernah mendekam berpuluh menit didalamnya sambil ngobrol dengan pacarku saat itu, tak perduli orang lain yang lalu lalang dan masuk disana. serasa toilet milik pribadi…hahaaaa

Pernah juga diam berpuluh menit sambil bbm-an, WA-an dengan sobatku dan cekikian membaca lelucon kami.

Suatu hari pernah juga menangis sambil sesunggukan setelah pertengkaran dengan bosku hingga menghabiskan gulungan tissue yang menempel di dinding.

Aq menerima telp panggilan wawancara juga di toilet hhahahaaaa……aq menangis bertengkar dengan pacar dan akhirnya putus juga di toilet, selanjutnya toilet menjadi saksi tangisanku berhari-hari berikutnya.

Toilet juga menjadi saksi ketika aq menelp sambil berbisik-bisik kepada tunanganku saat itu (sekarang jadi suamiku ) dengan keadaan sedikit ketakutan, marah, dan tertekan ketika menerima sms terror dari seseorang di masa lalu, bukan hal yang gampang saat itu, aq sempat hanya diam menimbang-nimbang akankah menceritakan perihal sms2 itu ke tunanganku?ataukahah didiamkan saja, sampai di suatu titik aq meyakinkan diri ‘tidak, dia harus tau’….semua itu aq putuskan di toilet.

Sesaat setelah menikah aq jarang menyambangi toilet, kecuali untuk membuang hajat. perubahan siklus hidup dan pekerjaan saat itu menjadi salah satu penyebabnya. Hingga suatu hari, aq kembali berlari ke toilet dan menangis lagi, seseorang masuk dan mengelus pundakku sambil berkata “kamu gak usah focus pada hal itu, focus saja pada pekerjaanmu sekarang, di saat yang tidak kamu duga Allah akan memberikannya padamu”….aq menghapus airmataku, membasuh mukaku dengan air, dan berkaca sebentar, menarik nafas panjang dan keluar dari toilet seakan tidak terjadi apa-apa.

Ketika hari terakhir di garudafood, aq tau aq akan merindukan toilet itu. Aq pernah jatuh, menangis, dan tertawa didalamnya.

 

0

Karena Hidup Bukan Di Negri Dongeng

Hidup itu memang tidak seperti negri dongeng, dimana segala sesuatunya mudah, gampang dan terpenuhi…

Juga gak seperti kehidupan berbie, yang hanya menyanyi, menari, tertawa dan selalu tampil cantik.

Hei..lihat…betapa banyak yang harus dihadapi, banyak hal yang diperoleh, ada juga hilang, ada yang pergi, ada yang datang, dan ada yang kemudian tinggal kenangan.

orang bilang, kita tidak bisa memiliki semuanya?benarkah begitu? ya begitu, setidaknya itulah yang gw alami.

gw dapat ini tapi gw belum dapat ini, gw dapat ini tapi gw kehilangan itu…..

yang lepas biarlah lepas, terbang, pergi dan menghilang. Gapailah bahagiamu yang lain…InsyaAllah

 

0

Nyinyir.com……

Nyinyir

Sabtu pagi waktu jalan-jalan……

sedang mengantri didepan loket stasiun bekasi, seorang anak lelaki bule lucu lewat dan menarik perhatianku….mungkin umurnya sekitar 4-5 thn, dia berpegangan dengan ibunya yang berwajah indo asli, di luar antrian menunggu lelaki bule berkaos biru dengan celana jeans pendek berwarna yang sama.

tiba-tiba, si bapak yang berdiri di depanku nyeletuk “bule kere, kok mau-maunya sama bule kayak gitu”….

eh, entah dia siapa bisa komentar seperti itu.

Terkadang komentator memang lebih heboh daripada ‘pemainnya’ sendiri.

10

Eh…Teknologi Pangan Bukan Tata Boga

Heiiiiii……..Teknologi Pangan Bukan Tata Boga

Jaman pembekalan KKN, kakak angkatanku memberikan masukan begini “kalau ada yang tanya dari fakultas apa jawab aja langung teknologi pangan, gak usah pake embel2 fakultas teknologi pertanian” …kenapa? “karena kalo ada teknologi pertaniannya, nanti masyarakat sana akan tanya-tanya begini “kok daun singkong saya banyak ulatnya ya?”, “daun tembakau saya kok kurang lebar ya”….eh “kok pohon mangga saya berbuah nangka?” (eaaaaa itu sih ajaib), belum lagi ada yang nanya “gimana cara numbuhin pohon uang”…halaaaaah

shocked

Jawaban “teknologi pangan” kadang-kadang menjadi jebakan batman juga,kenapa?karena kalau ibu2 sudah minta tolong membuatkan bolu ultah, mungkin akan langsung zhooooong, loh emang kenapa?ok, membuat bolu sih masih nyangkut lah ya, tapi kalau sudah diminta merias bolu, mungkin akan keteteran disana. Belum lagi komen begini, “wah tekpang sih mesti pintar masak ya”….eh bisa benar bisa tidak, karena teknologi pangan bukan ilmu Tata Boga, bukan juga belajar jadi Chef, meski mungkin mata kuliah tata boga ada di daftar mata kuliah (pilihan).

Lah, teknologi pangan belajar apa dong?????

Ok, awal-awal kuliah memang direcoki dengan mata kuliah dasar seperti kimia, fisika dan matematika…silakan ngantuk-ngantuk deh di mata kuliah itu.

Tapi itu menjadi dasar (namanya juga mata kuliah dasar) untuk perkuliahan berikutnya.

Selanjutnya bakal direcoki dengan kimia pangan, disini akan belajar tentang bahan pangan secara mendalam dan kandungan apa yang terdapat dalam bahan pangan.

Kalau belajar kimia pangan maka harus belajar analisa hasil pangan, disini belajar ttg metode2 analisa dari bahan pangan dan tentu saja finish product, misalnya: analisa karbohidrat, protein, lemak dan sodara-sodaranya.

Apa lagi?

Oh banyak, Disana juga akan belajar Mikrobiologi pangan, nah disini lebih mendalam mempelajari apa sih mikrobia2 yang berpengaruh dalam makanan dan bagaimana memanfaatkan mereka….silakan bersahabat dengan Acetobacter xylinum, berkenalan dengan E.Coli, dan silakan bermain-main ketika belajar membuat yoghurt, tempe, kecap, dan makanan-makanan fermentasi lainnya.

microbes group illustration

Ada juga pelajaran Biokimia, eh….ini mata kuliah 5 SKS, belajar ttg enzim, DNA, dan semacamnya (bingung akeeeh je).

Eh ada juga pelajaran tentang Satuan Operational, maka disini kuatkan hitungannya, bakal ketemu dengan hitung2an yang njelimet. Pada mata kuliah ini juga mempelajari alat-alat pengolahan makanan, misalnya mesin pengering, pompa, UHT machine, dan alat-alat skala industry lainnya.

Semester-semester berikutnya, adalah perkuliahan yang menyenangkan, karena akan belajar ekonomi teknik, perancangan pabrik, pengembangan produk, dan evaluasi sensory.

Pada ekonomi teknik, akan belajar tentang produk dilihat dari segi ekonomi. Disini akan focus pada perhitungan bahan baku, Bahan kemas, biaya produksi, biaya pemasaran, distibusi dan perhitungan laba hingga perhitungan jika mendirikan industri kapan kah Break Event Pointnya akan tercapai. See??

Setelah ekotek (ekonomi teknik)nya matang, dan anda berkesimpulan bahwa produk yang anda buat menguntungkan silakan belajar perancangan pabrik.

Perancangan Pabrik, disini belajar berimajinasi jika anda ingin mendirikan sebuah pabrik, pikirkan bahan apa yang akan anda produksi, bagaimana prosesnya, bagaimana finish goodnya, bagaimana penyimpanannya. Setelah itu semua silakan membuat design pabriknya. Dan bangunlah pabrik anda (eh klo kuliah sih gak sampai bangun pabrik ya…..)

Sampai disini selesai?oh tidak…

Belajar evaluasi sensori juga loh….apa tuh evaluasi sensori. Nah disini belajar tentang cara pengujian makanan dari segi organoleptik, apa saja metode-metodenya, kapan sebaiknya pengujian dilakukan dan siapa saja panelisnya (panelis: orang yang akan mencicip dan melakukan penilaian), tiap metode memiliki karakter panelis yang berbeda, tergantung tujuan apa yang akan di capai. Untuk pemilihan panelis sendiri juga gak gampang, ada ilmunya juga, karena itu ilmu ini dipadukan juga aspek-aspek psikologis. Untuk analisa hasil juga belajar statistik (huh……), beberapa industry bahkan membuat departemen sendiri untuk evaluasi sensory ini, dan ilmunya akan semakin kompleks lagi, karena disana akan mempelajari bagaimana design tempat uji sensory yang baik dan benar, bagaimana treatment terhadap panelis dan sample dan bagaimana menghadapi lingkungan pengujian yang tidak mendukung (misalnya: pengujian dilakukan di terminal, mall atau pangkalan taksi). Eh tapi paling enak jadi panelis sih, kerjaannya Cuma makan-makan-makaaaaaaaaan…minum-minum-minuuuuuuuuuuuuuum.

Eat

Di industry makanan biasanya teknologi pangan banyak yang masuk ke departemen Research and Development/Pengembangan Produk (seperti saya sekarang), Quality Control, Quality assurance, produksi, sensory evaluation, dan bagian produksi. yang jadi karyawan bank juga ada sih….xixixixixi

Jurusan Teknologi Pangan itu udah banyak di berbagai universitas seperti  UGM ,IPB, UPH, SGU, Unpad (itu yang banyak saya temui di perusahaan saya pernah bekerja), sepertinya universitas2 lainnya juga banyak yang membuka jurusan ini, walo menurut sejarah mbahnya teknologi pangan itu dari UGM, yang kemudian melahirkan Teknologi Pangan dan Gizi di IPB, dan universitas2 lain pun membuka jurusan yang sama.

Jadi, kalo ada yang komen “ooh teknologi pangan, pinter masak dong!!!”….eh koprol!!!!!

0

Blacktea: Benarkah inferior?

Hari itu, saya punya janji dengan bos baru dari jepang untuk melakukan tea tasting khusus untuk indonesian tea powder. Setelah mengumpulkan macam-macam teh ekstrak powder dari berbagai supplier, akhirnya kami putuskan hanya melakukan tea tasting untuk green tea dan black tea saja, itupun hanya untuk supplier dari indonesia saja, supplier dari negara lain terpaksa di parkir (mobil kali yeee).

Kali ini, si bos membawa sampel tea dari jepang (sebagai target), dan kami harus mencari sampel tea dengan taste yang sama yang di produksi di indonesia. Dan tentu saja dari pagi hingga siang menjelang evaluasi, saya harus mensterilkan mulut ini dari makanan-makanan aneh yang dapat mempengaruhi penilaian.Di sela-sela penyiapan sampel, saya menanyakan tentang keunggulan masing-masing teh di setiap negara yang pernah dia kunjungi. Dia bercerita bahwa di jepang sebenarnya hanya ada dua tipe teh yaitu Green tea dan matcha tea, sedangkan di china tipenya teh dengan semi fermentasi (oksidasi enzimatis) yaitu oolong tea yang karakternya dekat dengan tipe teh dari indonesia yaitu black tea.Dia mulai bertanya apakah saya pernah mencoba teh dari jepang? Tentu saja. Bagaimana rasanya? Yang pasti agak fishy (sometimes like seawed), greeny,woody dan terkadang seperti bau tanah setelah hujan dan tentu saja tingkat sepetnya lebih rendah dari pada tipe teh dari indonesia. dan untuk tipe matcha ada rasa salty,sweet, umami, greeny dan creamy.

Untuk tipe green tea, kami setuju memilih salah satu kandidat sampel untuk menggantikan teh target yg dia bawa dari jepang. Tapi untuk tipe black tea kami sedikit berbeda pendapat, pilihan saya berbeda dengan pilihannya, saya memilih tipe teh dengan tingkat sepet yg lebih tinggi dari yang dia pilih. Dia bertanya, kenapa saya tidak memilih tipe yg sama dengan dia, “karena saya mencari sepetnya, dan saya tidak menemukan sepet pada pilihan anda”. Dia tampak berpikir, dan kemudian berkata “Ya, karakter peminum teh di indonesia adalah tidak suka sepet tapi rasa sepet adalah rasa yang di cari setiap meminum teh, dijepang aftertaste sepat bukanlah yang utama, tapi yg terpenting adalah body teh, dan keseimbangan antara rasa sweet dan green”.

Kami mulai bercerita banyak hal, tentu saja tentang tea, mulai dari keunggulan green tea, matcha kemudian oolong. Penjelasan dia tentu saja tidak jauh berbeda dengan apa yg kita ketahui selama ini. Bahwa green tea kaya akan katekin dalam bentuk: Epigallocathecin gallate (EGCG), Epogallocathecin (EGC), Epicathecin (EC), Epicathecin Gallate (ECG). Yang kemudian kita kenal dengan antioksidan.

Lalu Bagaimana dengan Black Tea, tidak kah Black Tea mengandung senyawa-senyawa tersebut?
Jadi Ingat Iklan Minuman Teh Walini:’ Peko Black Tea, Bukan Green Tea!’,

why black tea?Mari Berdongeng…………………..

Pada Proses pembuatan Black Tea, ada yg disebut dengan proses oksidasi enzimatis (hehehee….bahasane berat….padahal mau dongeng ya), proses ini mengubah katekin menjadi theaflavin dan thearubigin karena usaha dari enzim polifenol oksidasi dan oksigen. Kedua senyawa ini memang kalah populer dibandingkan dengan katekin, ini mungkin disebabkan karena sebagian besar publikasi tentang teh berasal dari jepang dan china yang banyak memproduksi teh jenis green tea tadi. Kesan segar dalam seduhan teh adalah kerjasama antara theaflavin, thearubigin dan kafein (dalam teh juga mengandung kafein loh, bukan hanya kopi).Theaflavin merupakan antioksidan alami yang sangat potensial. Mempunyai tetapan laju penangkapan radikal superoksida lebih tinggi dibandingkan dengan dengan EGCG (Epigallocatechin gallate) yang selama ini seakan dianggap sebagai rajanya polifenol teh.Publikasi lain menyatakan bahwa aktivitas antioksidan theaflavin adalah lebih kuat daripada vitamin E. dan propil gallate (PG) di dalam sistim eritrosit kelinci. Lebih lanjut publikasi tersebut menerangkan bahwa aktivitas theaflavins lebih efektif dibanding L(+)-ascorbic Acid atau Vitamin C pada percobaan peroksidasi hati tikus (Sepertinya suntik Vitamin C oleh para model bisa diganti dengan Suntik Black Tea).

Mengingat theaflavin merupakan senyawa kimia yang sangat potensial, sejumlah perusahaan teh dunia telah mulai menjadikan theaflavin sebagai salah satu produk andalannya serta telah mempatenkannya. Salah satu paten terkini yang berisi proses pembuatan theaflavin adalah US Patent No. 7,157,493 B2 yang diterbitkan oleh USPTO pada tanggal 2 Januari 2007.

Lalu Bagaimana Dengan Indonesia?Lagi Sibuk “Misuh-misuh”. Gak jelas bapak-bapak dan ibu-ibu dipemerintahan sana……….

 

“Ditulis pada 13 November 2011”